Rabu, 05 Mei 2010

May is so hot!

May is so crazily hot! Never have a day without sweat.
Indonesia, please be more colder!! Sun grills us in the afternoon. And at night we get oven-ed. It feels like in a spa(sauna).
Every night I sleep in a drench of sweat. My clothes never dry in the morning(well in this case I wake up in the afternoon, usually)

Today when I write this my home is so noisy!! I want kick my clothes and swim in the fresh swimming pool.

Open my facebook and twitter Facebook is so full with weird people whom I don't know but add me as a friend. Yes, full of weirdo. In Twitter I almost got uncomfortable just because celebrities! Yeah, I followed them. But the feeling of it feels like annoying.

Geez, I'm going to end here and play Harvest Moon For Girl. And in the night I'll chat with my weirdo but funny friends in that 'community'. It was hard to get access in that 'community' and then I got this title as one that important. Hm~ I'm satisfied~

Sabtu, 03 April 2010

Jealously, Invincible Pain, My True Self

I know this is stupid...
Entah kenapa walau bulan ini penuh dengan kebahagiaan tapi aku merasakan suatu perasaan iri yang pelan-pelan memakan kemurnian hatiku dan mengisinya dengan perasaan negatif.

Aku merasa iri dengan Imouto-chan.

Tou-san lebih fokus kepada Imouto-chan yang lebih menjanjikan dan tidak bermasalah daripada diriku yang 'selalu' bermasalah. Saat aku ulang tahun Tou-san lebih banyak berbicara dengan Imouto-chan yang akan dibaptis saat itu. Sebenarnya tidak ada yang ingat dengan ulang tahunku dan aku pun bermaksud untuk melupakannya agar aku tak merasa sakit hati kalau orang lain melupakan hari ulang tahunku (bahkan orang tuaku sendiri). Mungkin yang paling ingat ya Esa...
Grannies mungkin memang pada ingat... Tapi uncles aunties from Tou-san nggak ada yang ingat sama sekali. Bahkan para sepupuku(kecuali Esa) melupakannya.
Hari ini Imouto-chan dibaptis, yah membahagiakan.

Tapi aku melihat perbedaan antara saat aku dibaptis dengan saat Imouto-chan dibaptis. Saat aku dibaptis, dalam keadaan yang terburu-buru dan tiba-tiba, hanya dihadiri oleh Tou-san, granny, dan wali baptis... Yang memberi selamat, memberkatiku selain yang hadir hanya Eyang Daru... Sedangkan Imouto-chan mempunyai banyak waktu persiapan, bahkan ia boleh berbelanja untuk keperluan baptisnya(kalau aku mana sempat, itupun hanya beli celana hitam sehari sebelumnya), bahkan saat Imouto-chan dibaptis ada banyak saudara yang hadir dan setelah misa Tou-san langsung mengajak saudara-saudaranya untuk makan bersama untuk merayakan dibaptisnya Imouto-chan dan juga hari Paskah. Banyak yang memberinya selamat dan memberkatinya di tempat(dari keluarga). Pembaptisanku tidak dirayakan ramai-ramai seperti Imouto-chan, hanya makan malam biasa seperti biasa dan hadiah kecil. Aku tidak tahu apa yang akan didapatkan oleh Imouto-chan nanti.

Dibandingkan dengan kedua saudaraku aku lebih sedikit berinteraksi dengan Tou-san dan paling sedikit diberi perhatian. Tou-san tidak pernah berusaha mengajakku bicara. Ia tidak pernah menanyakan bagaimana sekolahku sebelum akhirnya aku menjadi 'gila' dan takut dengan sekolah. Akhirnya Tou-san tidak mengetahui apapun tentangku, beliau tidak tahu diriku yang sebenarnya. Padahal Tou-san adalah satu-satunya orang tua yang kumiliki, Kaa-san sudah tidak ada. Aku bukan tipe orang yang akan menceritakan masalah sendiri tanpa diminta, aku akan menunggu seseorang untuk menanyakannya terlebih dahulu, karena aku tahu orang yang bisa menanyakannya adalah orang yang peduli padaku karena aku bukan tipe orang yang akan menunjukkan kesusahannya di wajah.
Kadang-kadang aku berpikir, apakah Tou-san sudah lelah menghadapiku? Aku bermasalah juga karena tidak ada perhatian dari orang tua. Aku bukan anak pintar, kemampuan otakku terbatas, aku hanya bisa mencorat-coret buku tulis dan buku gambar menjadi sebuah cerita yang selalu saja menjadi cerita sedih yang membingungkan, suaraku memang besar saat berbicara seperti sedang memakai toak(they always fuss about my loud voice)kalau aku memelankan suaraku mereka akan komplain kalau suaraku terlalu kecil dan tidak kedengaran. Wajahku biasa-biasa saja, polos tanpa make up dan tidak putih mulus. Aku jauh di bawah sempurna.

Sifatku masih seperti anak kecil karena mungkin aku merindukan masa kecilku yang masih lumayan 'Happy Go'. Aku merindukan keluargaku yang dulu tidak seperti sekarang yang sudah hancur semuanya.Sifat dan pikiranku seperti anak kecil, aku sadar akan hal itu. Bagaimanapun juga aku tidak ingin menjadi dewasa sebelum mendapatkan masa kecil yang membahagiakan dan sempurna karena hal itu mempengaruhi di masa depan.

Orang bilang aku mudah dibaca tapi sebenarnya mereka hanya membaca topeng yang kupakai. Hati dan pikiranku dilapisi dinding es abadi yang tak akan mencair walau api neraka berusaha untuk mencairkannya.

Semakin lama aku semakin tidak percaya dengan cinta dan kasih sayang. Karena kedua hal itu akan semakin menghilang saat aku tumbuh dewasa. Tapi percaya dengan kasih yang diberikan oleh Tuhan, aku hanya tidak percaya dengan kasih yang berada di antara manusia. Aku tahu kasih yang diberikan Tuhan sangat besar kepadaku, karena kasih-Nya aku masih mampu bertahan menahan rasa sakit di hatiku dari luka hati yang semakin lama semakin dalam...

Siapa 'aku' yang sebenarnya? Apa alasan Tou-san lebih memilih menghindariku dan hanya memberikan perhatian lebih kepada kedua saudaraku? Apakah aku kurang baik? Apakah aku kurang membuatmu bangga? Apakah aku kurang sempurna? Apakah aku tidak seperti yang kau harapkan? Apakah sebenarnya aku memang tidak akan pernah punya tempat di hati Tou-san? Rasanya hatiku semakin sakit memikirkan pertanyaan-pertanyaan ini. Padahal aku hanya ingin dicintai, diperhatikan, dan seseorang mencairkan dinding es yang mengelilingi hatiku yang juga mulai membeku....

Aku hanya ingin hal itu....

Kamis, 01 April 2010

Happy birthday oh April Fool Day~

Otanjobi omedetou~ for myself on April 1st~. I got this yearly event in this year more exciting and happy. I got my first wished birthday congrats from my beloved sister in sight 00:00 at midnight. Then from myself, few hours earlier from Caeli(my sister's schoolmate) at Facebook, next from my beloved cousin: Esa and her sister Putri, next from my past friend(Idk if we're still being friends after all of those icewall)Enggar-monkey, next my auntie: tante Tumtum, my granny from mom, auntie chef Vira quin~. I guess beside my family members and Garis, no one remember my birthday if they didn't see the b'day notification at facebook. What a pity... But I thank you for all the wishes. :)

But unfortunately, I didn't receive congrats from a person I most wanted to wish me a happy birthday.

Not all of my family members remember my birthday. Well, just my cousin, Esa... Hehe... she is my best cousin.

Senin, 15 Maret 2010

the one that I forgot

Just like always, as I turn that
corner. I am lost in the waves of people. Melting, disappearing.
I lose my way. I even completely lose my words.
But just one thing remains,
remains... Your voice.
Your smiling faces, your angry faces, everything keeps me walking on. The point where the clouds break, I'm sure you can
see it. You know what I mean?
Even though I live ambiguously.
My heart is immature, but
because of it, look, over there is the person important to me.
If you get lost, I will be your
guide. If you believe in me. I'm positive I know the way. So don't be afraid.
The light collects and shoots
across the sky. Like it understands you. And then, the road you walk shines even more... forever.
Going from your hair to your
voice to your mouth, too
It's just as good now.

Senin, 22 Februari 2010

A Box

There's a girl holding a box with pink heart picture on it. There are many memories and emotions in that box. The girl is holding the box tightly like dear her life. She doesn't want to lose something precious while keeping anything bad in that box. Anything bad that had happened in her life. But too much memories and emotions in there. So she made a promise long time ago to never put any emotions in there again. Just only putting the memory. She keeps act emotionless, but her heart feeling is too weak so she can breaks at anytime. She never told anyone about her mind and feeling. She keep it in another box. No. A chest. A black one. And she is always keeping that black chest locked, secured deep down in her heart.

Minggu, 03 Januari 2010

I don't wanna...

I don't wanna be an adult. Adult is a liar... And I don't wanna remember anything. Just like a lifeless doll hanging by marionette wires... -chuckles- If that marionette doll is me, then what are you? Are you the puppet master? If you are then why my life feels so empty? Nobody knows the answer. Now when the puppet master has gone; the marionette doll loses its meaning of life. Because its reason being taken away by the puppet master... Lifeless Marionette Doll

Senin, 28 Desember 2009

..............................................................

It's cold but warm inside...
Christmas is over and the end of year 2009 is near.
But I can't pass this year with peace... How sad... but I can pass it by spending my time with my cousin, uncles, and aunties, BIG family...
I'm happy...